Menakar Popularitas Shiba Inu (SHIB) Pasca Masuk di Robinhood

Popularitas token Shiba Inu (SHIB) tampaknya masih belum pudar, bahkan kembali bersinar, setelah hadir di platform perdagangan saham dan kripto asal AS, Robinhood.

Di saat sektor NFT lebih bersinar di awal kuartal kedua tahun ini, Shiba Inu mampu menempatkan dirinya di sela hype yang ada. Tentu ini sangat menarik karena token meme lain justru pamornya masih tenggelam.

Berdasarkan hal tersebut, mari kita coba menakar popularitas Shiba Inu, yang terus aktif mengembangkan ekosistemnya ini.

Mengapa Popularitas Shiba Inu Merambah Secara Global?

Menjadi pesaing utama Dogecoin (DOGE), token Shiba Inu telah merai popularitas yang tidak main-main.

IKLAN

Tentu saja, ada banyak pesaing kuat di sekitarnya, dalam sektor token meme, tetapi ini tampak seperti memiliki tempat tersendiri di benak investor global.

Kemungkinan, komunitas yang kuat di belakangnya yang menjadi dalang di balik semua itu.

Dukungan yang kuat serta gerilya pendukung yang menyeluruh telah membuat Shiba Inu dikenal oleh banyak sekali orang, awam maupun investor kripto lama.

Terlebih, harga dari token ini telah melesat sangat hebat, jutaan persen, sejak kehadirannya di tahun 2020. Ini tentu telah menarik minat publik dan media, hingga dengan cepat berhasil listing di bursa kripto utama seperti Binance.

Padahal, secara jaringan, Shiba Inu tidak berjalan di BNB Smart Chain (BSC), melainkan di blockchain Ethereum. Itu adalah pencapaian tersendiri karena hanya ia dan DOGE saja yang listing di sana kala itu.

Token ini pun digadang telah mencetak banyak milyarder baru, sehingga banyak sorotan media yang mengarah ke sana dan memicu ketertarikan masyarakat terhadap token bertema anjing Shiba Inu tersebut.

Dan jika kita bertanya mengenai, mengapa SHIB mampu bertahan di 20 besar versi coinmarketcap, sebagai kripto meme, bersaing dengan DOGE?

Tentu saja jawabannya adalah “label persaingan” yang melekat di antara keduanya. Secara historis, posisi Dogecoin dan Shiba Inu tidaklah begitu jauh berbeda setelah kenaikan masif mereka di tahun 2021.

Dengan dukungan yang hebat dari penggemarnya, ShibaArmy, dan juga prospek masa depan dari visi sang pengembang, investor besar tampaknya telah jatuh hati kepada token SHIB.

Terlebih, SHIB telah lama duduk di peringkat pertama sebagai token yang paling banyak dimiliki oleh whale Ethereum. Itu menjadi penahan utama dan salah satu alasan kuat mengapa SHIB tetap kokoh di 20 besar versi coinmarketcap.

Apa Saja Keunggulannya?

Keunggulan dari Shiba Inu saat ini adalah visi pengembang yang ingin memperluas ekosistemnya ke berbagai sektor.

Beberapa yang telah diwujudkan adalah bursa terdesentralisasi (DEX) ShibaSwap, platform metaverse “SHIB: the Metaverse,” mekanisme pembakaran (burn) dan NFT Shiboshis.

Dan yang akan datang dan yang paling ditunggu, mereka akan memiliki DEX versi dua, ShibaSwap 2.0 dan juga solusi blockchain layer-2, Shibarium.

Game blockchain juga kemungkinan akan hadir, yang akan dikolaborasikan dengan NFT-nya dan Shibarium guna menguatkan ekosistem.

Shibarium sendiri dipandang sebagai salah satu kunci utama dalam perkembangan karena akan mampu mempercepat transaksi dan memangkas biaya gas. Ini akan menjadi dasar adopsi yang lebih besat untuk SHIB.

Terlebih, SHIB juga menjadi opsi pembayaran di banyak bisnis ritel dari berbagai kerjasama, sehingga Shibarium kemungkinan juga akan ambil peran di situ.

Tentu saja, ekosistem yang lengkap ini telah menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan beberapa token meme lainnya, bahkan dari DOGE.

Dan pertanyaan lainnya seperti bagaimana ia sanggup bersaing dengan yang lain yang punya produk serupa, seperti metaverse, DEX, NFT, tentu sangat menarik untuk kita telusuri.

Mengandalkan popularitas di tahun 2021 dan kekuatan dukungan dari ShibaArmy, tidak sulit untuk menjawab mengapa proyek Shiba Inu mampu bersaing di berbagai sektor tersebut.

Memang, secara konsep mungkin proyek Shiba Inu belum membagikan hal sedetail proyek lain, tetapi ini masih layak untuk ditunggu karena pengembang belum mengatakan “kami selesai.” Ini masih terus dikembangkan.

Dan masuknya SHIB di platform Robinhood telah menjadi batu pijakan baru bagi token ini di AS.

Robinhood sendiri adalah platform yang sangat popular dan banyak digunakan oleh warga AS. Ini tentu meningkatkan eksposur ke SHIB dari warga AS. Ini bisa memicu permintaan yang naik.

Dengan melihat fitur unggulan mereka, Shiba Inu tampaknya masih akan mampu mempertahankan popularitas di sepanjang tahun ini. Mari kita saksikan. [st]

spot_img
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait