Ramalan Max Keiser terbukti benar, bahwa harga Bitcoin bisa menembus US$28.000 pada Desember 2020. Kemarin dia meramalkan penguatan lebih tinggi lagi untuk tahun ini, yakni US$220 ribu per BTC atau setara dengan Rp3 milyar!

Mantan eksekutif di Wall Street dan pembawa acara Keiser Report di Russian Today (RT) menyampaikan ramalan itu di kanal Youtube Stansberry Research, 6 Januari 2020 lalu.

Ramalan Max Keiser pada dua tahun lalu terbukti akurat. Bitcoin pun menembus US$28.000 untuk kali pertama sepanjang sejarah pada Desember 2020.

Keiser memang tokoh ternama pembela Bitcoin sejak tahun 2010. Program wawancaranya di RT kerap membincangkan itu.

“Saya akan menggunakan US$220.000 per Bitcoin sebagai target tahun 2021. Dan itu akan memberi kita kapitalisasi pasar hingga US$4 triliun. Itu menurut saya merupakan tujuan tahun 2021 yang baik. Dengan kapitalisasi pasar Bitcoin sebesar itu, maka akan mendekati kapitalisasi pasar emas saat ini,” kata Keiser sembari meramalkan emas bisa bullish hingga US$3000 per ons.

Latar ramalan itu masih sama seperti ramalan sebelumnya, bahwa penerbitan mata uang fiat, khususnya dolar AS, yang semakin banyak oleh bank sentral AS.

“Dengan melemahnya nilai dolar, penerima manfaat terbesarnya tentu saja adalah Bitcoin yang pasokannya lebih langka daripada emas,” jawab Keiser.

BERITA TERKAIT  Eric Choy, Analis BXB: Kesuraman Belum Rambah Bitcoin

Ramalan Keiser lebih besar daripada ramalan Tom Lee Analis Senior dari Fundstrat. Belum lama ini dia mengatakan harga Bitcoin bisa memuncak lebih dari US$120 ribu per BTC. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO