Sumber Forbes: Alibaba dan Tencent Akan Terima Kripto Buatan Bank Sentral Tiongkok

670

Setelah beberapa waktu lalu Bank Sentral Tiongkok mengumumkan penerbitan mata uang kriptonya. Kali ini, sejumlah Forbes menyebutkan bahwa bank sentral itu siap mendistribusikan kriptonya kepada Alibaba, Tencent dan 5 perusahaan lainnya.

IKLAN

Kripto buatan bank sentral itu kini lazim disebut sebagai CBDC alias Central Bank Digital Currency, sebuah istilah yang juga turut dipopularkan oleh IMF (International Monetary Fund).

CBDC merujuk pada penerbitan uang yang wujudnya murni digital dan berbasiskan teknologi blockchain, serupa dengan pembuatan coin ataupun token melalui blockchain publik pada umumnya. CBDC diperlakukan layaknya uang fiat yang diterbitkan oleh negara dan berlaku sebagai alat pembayaran. Dalam hal ini CBCD bernilai setara renminbi, mata uang Tiongkok lain selain yuan.

Hanya saja, berdasarkan keterangan Bank Sentral Tiongkok sebelumnya, sistem uang elektronik yang dikembangkannya tidak murni menggunakan blockchain. Sebagian masih dipadukan dengan sistem elektronik yang lama. Dan jelas blockchain yang digunakan adalah jenis privat, bukan publik yang diteliti dan dikembangkan sendiri oleh Bank Sentral Tiongkok sejak 2014 silam.

BERITA TERKAIT  HARA Kembangkan Manfaat Blockchain bagi Masyarakat Nelayan

Kabar soal pendistribusikan CBDC kepada sejumlah perusahaan itu, tentu saja adalah bagian dari uji coba sistem uang elektronik yang baru, sebab blockchain memang menjanjikan efisiensi yang lebih tinggi daripada sistem yang selama ini digunakan.

Forbes memperoleh kabar distribusi itu dari seseorang bernama Paul Schulte. Forbes menyebutkan, pria itu sebelumnya pernah bekerja di China Construction Bank sampai tahun 2012 dalam perannya sebagai Kepala Strategi Keuangan.

“Schulte mengaku bahwa kripto buatan bank sentral itu akan didistribusikan kepada 7 entitas yakni  sejumlah bank terbesar di dunia, beberapa bank komersial dan bank industri di Tiongkok, bank terbesar kedua di dunia, Bank Pertanian Tiongkok, Alibaba, Tencent, Union Pay, dan satu perusahaan rekanan bank Tiongkok,” sebut Forbes.

Sumber Forbes lainnya, yang mengaku terlibat dalam pengembangan mata uang kripto itu, memastikan bahwa 7 entitas tersebut akan menerima kripto yang dimaksud. Ia juga menambahkan akan ada 8 entitas lainnya dan masuk dalam tahapan pertama distribusi itu. Sumber itu menyebutkan sistem uang elektronik baru itu sebenarnya sudah siap beroperasi pada tahun lalu dan siap meluncurkan paling cepat pada 11 November 2019. Di Tiongkok, tanggal itu dikenal sebagai hari belanja nasional yang dijuluki sebagai Singles Day. [Forbes/vins]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini

Berita sebelumyaTipu-tipu “Ala Bitcoin”
Berita berikutnyaForum Blockchain Life 2019 Digelar 16-17 Oktober di Moskow
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).