6 Alasan Harga Dogecoin Terbang Lagi

Ada 6 alasan harga Dogecoin (DOGE) terbang lagi, di puncak baru pada hari ini. Menuju U$1 tahun ini walaupun pasokan setiap hari sangat banyak?

Petang hari ini, Selasa (4/5/2021), harga aset kripto dambaan Elon Musk itu mencetak rekor terbarunya.

Tepat petang pukul 15:30 WIB, terpantau di Indodax, harganya sekitar Rp7400. Artinya, dalam 11 hari saja, sudah naik 191,8 persen, dari Rp2.543.

6 Alasan Mungkin Tak Beralasan

Ada sejumlah alasan mengapa kripto Shiba Inu diapresiasi sangat baik.

Pertama, nilai dolar kian tergerus akibat pasokan dolar yang banyak. Itu mendorong pemegang dolar mengalihkannya ke aset berisiko tinggi seperti kripto, demi return yang tinggi pula.

Kedua, Dogecoin bersandar pada pasar aset kripto yang mengalami lonjakan masif sejak akhir Februari 2021 lalu. Lihatlah Ether (ETH) juga mencetak rekor baru kemarin. Faktor kelangkaan unit moneternya seakan tak jadi soal.

Ketiga, DOGE itu dianggap sederhana mirip Bitcoin. Misalnya tak ada produk tambahan di ekosistem DOGE, seperti dApp, DeFi, NFT, dan lain sebagainya. DOGE sesederhana Bitcoin, ditambang, beli dan jual. Simple.

Keempat, Dukungan Elon Musk dan Mark Cuban tak dapat dilepaskan dari terdongkraknya harga DOGE. Elon Musk sejak tahun 2020 ratusan kali mencuit soal kripto itu di Twitter-nya.

Permintaan terhadap DOGE pun naik setelah Bos Tesla itu mengatakan akan hadir di acara Saturday Night Live (SNL) pada Sabtu, 8 Mei 2021 mendatang.

Cuitan itu mengarahkan persepsi Elon masih suka DOGE, berkat sematan kata “Dogefather”.

Mungkin saja nanti ada penggalan wacana DOGE di acara ternama itu.

Kelima, pasokan banyak yang tak dipedulikan. Di tengah spekulasi kelas tinggi, berkat dolar yang murah untuk membeli beragam aset, praktis trader tak peduli soal faktor kelangkaan aset.

Asal tahu saja setiap menit ada 10.000 DOGE baru yang ditambang dan beredar. Jumlah itu setara dengan Rp74.000.000 dengan kurs Rp7400 per DOGE.

Sejak ia diluncurkan, jumlah DOGE yang beredar hingga hari ini adalah lebih dari 129 milyar DOGE.

Bicara soal kelangkaan, DOGE jelas tak setara dengan kelangkaan Bitcoin (BTC), yang maksimal hanya 21 juta dan berlaku mekanisme halving setiap 4 tahun sekali.

Spekulasi terhadap DOGE sama halnya dengan Ether (ETH). Pasokan ETH pun tak terbatas aias unlimited.

Tapi, karena sektor DeFi dan NFT sangat bergantung pada blockchain mana ETH itu berjalan, aset itu tetap saja dibeli.

Asal tahu saja, tata-rata jumlah ETH baru yang terproduksi adalah 13 ETH per 13 detik (periode antar block). Pasokan ETH yang beredar ketika artikel ini disusun adalah 115.733.918 ETH.

Keenam, bursa besar listing DOGE. Ini yang mungkin pamungkas sebagai tolak ukur, karena eToro memutuskan memperdagangkan DOGE. Alasannya sederhana, karena permintaan semakin deras.

Bahkan NiceHash kemarin memastikan layanan tambang Bitcoin DOGE segera hadir di platform-nya.

Harga Dogecoin To the Moon?

Sebenarnya tak ada alasan khusus di tengah badai sempurna bernama spekulasi dan hype terhadap DOGE. Toh, ini pasar bebas sangat bergantung pada permintaan dan penawaran.

Singkat kata, apalah arti DOGE tanpa Pap Elon, dia tak akan sanggup menyalak di bulan. Menuju Rp14 ribu per DOGE?

Guk! [red]

Terkini

Warta Korporat

Terkait