Bitcoin Halving 2020, Bos Triv: Kenaikan Harga Sangat Spekulatif

1146

Bitcoin Halving 2020 tak lama lagi, di bulan Mei tahun ini. Menurut bos bursa aset kripto Triv, Gabriel Rey, kenaikan harga Bitcoin setelah halving pada prinsipnya masih spekulatif. Sebab, ada sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan.

1. Menurut Anda, dengan harga Bitcoin hari ini sudahkah mencerminkan ketertarikan investor dan trader terhadap aset kripto nomor satu ini?
Hingga saat ini dari data yang kami himpun baik dari internal Triv dan dari data kapitalisasi pasar secara global, tidak ada inflow uang baru ke pasar kripto seperti tahun 2017 yang sangat besar. Bagi saya ini menunjukkan bahwa belum ada bull market lagi seperti yang terjadi pada 2017.

BERITA TERKAIT  ETH, Selamat Datang di Coinone Indonesia

2. Bitcoin halving 2020 tak lama lagi, pada Mei 2020. Menurut Anda, apakah harga Bitcoin bisa turun lebih tajam lagi beberapa pekan sebelum halving? Dan berdasarkan riwayat halving sebelumnya, harga Bitcoin cenderung naik 3000 persen satu tahun setelah tanggal halving. Anda setuju dengan teori ini, bisa berlaku pada halving ketiga nanti?
Saya rasa Bitcoin Halving 2020 sudah priced in sejak tahun lalu, ketika harga naik dari US$3000 menjadi US$13.000 dan kemungkinan besar tidak mengubah harga bitcoin setelah halving tahun ini. Terlebih lagi sekarang banyak produk derivatif yang membuat Bitcoin “tidak lagi langka” seperti dahulu.

4. Produk derivatif itu (futures, options, perpetual swaps, CFD) sanggup menekan volatilitas harga Bitcoin di pasar spot?
Iya, sangat jelas. Contohnya sudah terjadi di pasar derivatif emas yang terus menekan harga emas, karena pasar derivatif hanya “jualan kertas”.

Terlebih kita lihat dari Bakkt bahwa derivatif yang berbasis Physical Bitcoin malah tidak diminati sehingga, akhirnya Bakkt menggantinya menjadi cash settled.

5. Andaikata harga Bitcoin tidak naik setelah halving nanti, apa kira-kira yang terjadi dengan ekosistem Bitcoin?
Jika harga Bitcoin tidak naik melampaui harga tertinggi sepanjang masa (US$20.000) setelah halving hingga tahun 2021, bahkan malah turun harganya, maka saya rasa ekosistem aset kripto juga akan gagal dan banyak perusahaan kripto akan memutuskan untuk gulung tikar. Pasar jadinya kehilangan kepercayaan diri.

BERITA TERKAIT  Kripto: Sengkarut Turki dan AS

Jika Bitcoin ini tidak perform, maka dipasarkan sebagus apapun, investor juga tidak akan tertarik. Juga toh masih belum ada penggunaan nyata aset kripto berskala global dan massal. Semua masih spekulatif. [vins]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO

Berita sebelumyaInilah 9 Mitos Bitcoin yang Keliru, Nomor 9 Wajib Baca
Berita berikutnyaMenakar Risiko Investasi Bitcoin
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).