Bos CME Group: Sam Bankman-Fried (SBF) adalah Penipu

Membahas tentang skandal dan keruntuhan FTX, Bos CME Group mengatakan bahwa Sam Bankman-Fried (SBF) adalah seorang penipu.

Sejak pengajuan kebangkrutan FTX, banyak investor yang menilai bahwa itu semua terjadi karena unsur “kesengajaan,” akibat langkah buruk dari SBF, yang diduga juga melakukan penipuan.

Dalam sebuah acara podcast bertajuk “On The Tape,” CEO dari CME Group, Terry Duffy, mengutarakan apa yang ia lihat dari sosok Sam Bankman-Fried.

SBF adalah Penipu 

Berdasarkan laporan Bitcoin News, CEO dari bursa derivatif terbesar di dunia tersebut telah berdiskusi ringan dalam podcast terkait skandal FTX yang sedang panas.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Duffy menjelaskan bahwa, dirinya pernah bertemu dan berbicang dengan Bos FTX tersebut dalam acara pada bulan Maret 2022 lalu.

Membahas masalah persaingan, Duffy bertanya pada Sam mengenai tujuan akhir dari perusahaan yang ia pimpin, di mana ia menjawab FTX ingin bersaing dengan CME Group.

BACA JUGA:  FBI dan Polisi RI Ungkap Sindikat Phishing yang Jual 25.000 Akun

Menanggapi hal tersebut, Duffy menanyakan hal apa yang akan dilakukan Sam untuk mencapai tujuan tersebut, yang SBF jawab dengan akan bersaing di sektor kripto.

Duffy pun sempat menawarkan waralaba kripto CME senilai US$30 juta kepada Sam untuk mencapai tujuannya tersebut, dengan syarat Duffy menjadi Manajer Risiko FTX sembari “membersihkannya” agar segalanya berjalan dengan benar.

Sam pun menjawab bahwa perusahaannya tidak akan menjalankan model dari Duffy, tetapi Duffy menimpali dengan berkata bahwa model yang diterapkan FTX saat ini adalah “model yang jelek.”

“Mengapa saya menerapkan model yang akan menimbulkan risiko pada sistem? Tentu saja saya tidak akan menerapkan model Anda,” tambah Duffy.

Lanjut dikatakan, Sam pun menolak dengan tegas penawaran dari Duffy, yang ditanggapi dengan keras oleh CEO CME Group tersebut.

BACA JUGA:  Transaksi Kripto RI Anjlok 25 Persen, OJK Beberkan Penyebabnya

“Kamu tahu? Anda penipu. Anda benar-benar penipu [karena sistem FTX memiliki risiko tinggi]. Anda seharusnya bernilai US$26 milyar dan Anda [harusnya menjadi] seorang altruis. Jika Anda seorang altruis dengan US$26 milyar, mengapa tidak ada donasi US$10 milyar yang diberikan kepada seseorang saat ini?,” ujar Duffy.

Setelahnya, Duffy pun sekali lagi mengatakan dengan tegas bahwa SBF adalah penipu, serta memastikan bahwa dirinya akan menyebarkan hal tersebut agar diketahui lebih banyak orang.

Duffy secara tegas mengatakan bahwa, model yang diterapkan SBF hanya akan berakhir dengan bencana besar. Ia menilai, itu akan menjadi bencana luar biasa jika diterapkan di semua kelas aset.

“Saya katakan Anda bisa kehilangan 85 persen hingga 95 persen dari nilai Anda dalam semalam dan [SBF] tidak akan berkomitmen untuk mempertahankan kripto ini saja [FTT],” sambungnya. [st]

BACA JUGA:  Tiga Akun Ini Raup US$600 Ribu dari Gencatan Senjata Iran-AS di Polymarket, Insider Trading?

 


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait