Tim Basket Golden State Warriors Digugat Terkait Bangkrutnya FTX

Efek domino dari skandal FTX tidak hanya merambah industri kripto, tetapi juga ke industri yang tengah dekat dengannya, yakni olahraga.

Yang terbaru, tim juara bertahan liga basket NBA Golden State Warriors terkena imbas bangkrutnya FTX, digugat oleh salah satu pengguna bursa kripto tersebut.

Runtuhnya salah satu bursa kripto terbesar di AS tersebut memantik kemarahan dari sebagian besar penggunanya, menempuh jalur hukum untuk melampiaskan segala amarah karena uang mereka lenyap begitu saja.

Tim Basket Golden State Warriors Terkena Imbas Bangkrutnya FTX 

Berdasarkan laporan Reuters, seorang warga negara Kanada yang tinggal di Hong Kong bernama Elliott Lam, telah melayangkan gugatan class action di Pengadilan federal San Fransisco, yang ditujukan pada tim basket Golden State Warriors.

IKLAN

Elliott mengajukan gugatan yang mewakili jutaan orang di luar AS yang menjadi pengguna platform perdagangan FTX.

Selain menggugat tim basket kenamaan tersebut, Elliott juga menggugat Pendiri FTX Sam Bankman-Fried (SBF), dan Pemimpin Alameda Research Caroline Ellison.

Golden State Warriors terseret dalam skandal FTX karena telah mengangkat bursa kripto tersebut sebagai platform kripto resmi mereka.

Elliott menuduh tim basket tersebut telah secara keliru menyatakan bahwa FTX adalah tempat yang layak dan aman untuk melakukan investasi kripto. Itu seperti menipu banyak orang untuk berinvestasi di platform FTX yang ternyata buruk dan berbahaya.

Selain itu, gugatan Elliott juga meminta ganti rugi berdasarkan UU konsumen California, atas pelanggaran di luar AS. Elliott mengklaim dirinya kehilangan dana senilai US$750.000 di akun FTX miliknya.

Tidak hanya dari gugatan Elliott, Golden State Warriors juga menerima gugatan di Miami pada hari Rabu (16/11/2022), yang dilayangkan oleh pengguna FTX yang berbasis di AS.

Para penggugat di Miami tengah berupaya menuntut ganti rugi terhadap tim basket tersebut, juga kepada Komedian Larry Davis dan pemain tenis Naomi Osaka, yang diklaim melakukan promosi “sesat” seperti Golden State Warriors terkait FTX.

Dan sejak sepekan lalu, tim basket NBA tersebut telah menghentikan promosi yang berkaitan dengan FTX. [st]

 

spot_img
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait