Mantan Kandidat Gubernur Texas Kembalikan Uang US$1 Juta ke SBF

Beto O’Rourke mengembalikan duit US$1 juta kepada pendiri platform kripto yang telah bangkrut FTX, Sam Bankman-Fried. Sebelumnya uang tersebut merupakan sumbangan politik dari SBF untuk dana kampanye O’Rourke dalam Pemilihan Gubernur Texas.

Dalam wawancara dengan The Texas Tribune, juru bicara kampanye O’Rourke, Chris Evans menyampaikan bahwa duit yang dikembalikan itu tidak terkait dengan skandal crypto exchange milik Bankman-Fried yang sekarang tumpur.

Dia mengatakan, uang yang diterima pada Selasa (11/10/2022) lalu telah dikembalikan karena sumbangan itu tidak diminta oleh pihak mereka.

“Donasi (uang) ini bukan termasuk permintaan pihak kami, karenanya dalam laporan kampanye [Komisi Etika Texas] yang akan datang akan menunjukkan bahwa uang tersebut telah dikembalikan pada 4 November,” kata Evans.

IKLAN

Dilansir dari Watcher.Guru, Beto O’Rourke masih menjadi satu-satunya politisi yang mengembalikan uang sumbangan dari SBF

“(Sementara politisi) yang lain tetap diam. Masih belum jelas apakah kandidat lain akan maju dan mengembalikan uang yang disumbangkan oleh Sam Bankman-Fried,” demikian laporan Watcher.Guru.

Namun, The Texas Tribune melaporkan, O’Rourke juga telah menerima sumbangan US$100.000 dari direktur teknik FTX, Nishad Singh. Hingga kini, tim kampanye O’Rourke tidak menjawab pertanyaan tentang apakah akan mengembalikan donasi itu juga.

Meskipun demikian, pengembalian donasinya yang diam-diam berarti O’Rourke hendak menghindari ‘getah’ dari sumbangan SBF dan rekannya seperti yang telah menimpa kandidat lain di AS dan di Texas.

IKLAN

Bankman-Fried adalah pendonor utama O’Rourke selama siklus penggalangan dana yang berlangsung dari 1 Juli hingga 29 September.

Namun,  bahkan tanpa donasi sang mantan miliarder kripto itu, O’Rourke telah berhasil mengumpulkan dana kampanye sekitar US$77 juta. 

“O’Rourke memiliki setidaknya tiga penyumbang elit, termasuk megadonor dari Partai Demokrat George Soros,” tulis media online yang berkantor pusat di Austin, Texas.

Sumbangan ‘Dark Money‘ Alias Anonim

Terlepas kepiawaiannya mengumpulkan dana kampanye, Beto telah kalah dalam persaingan merebut kursi Gubernur melawan Greg Abbott, setelah hanya memperoleh 43,8 persen suara dibandingkan dengan Abbott yang mendapat 54,8 persen. 

Ini adalah ketiga kalinya Beto kalah dalam pemilihan umum berturut-turut dari rivalnya yang didukung Partai Republik.

Imbas runtuhnya FTX tidak hanya menimpa sang pendiri, Sam Bankman-Fried (SBF), jajaran eksekutif hingga lingkaran selebritas yang terlibat mempromosikan bursa bursa kripto tersebut. Perhatian juga mulai menyorot deretan politisi Amerika Serikat yang menerima duit Bankman-Fried.

Menyusul terkuaknya krisis FTX, beragam perusahaan kripto memberikan klarifikasi soal keterkaitan dengan bursa tersebut, token FTT dan firma Alameda Research.

Laporan media menyatakan bahwa SBF termasuk  pendonor Demokrat tertinggi yang memberikan jutaan dolar kepada partai untuk memperjuangkan pemilihan sela.

FTX Runtuh, Deretan Politisi AS Penerima Duit Sam Bankman-Fried Kini Disorot

SBF alias Sam Bankman-Fried mengaku menggelontorkan uang donasi ke Partai Republik pada tahun ini. Jumlahnya hampir sama seperti yang dia donasikan ke Partai Demokrat. Hal itu ia ungkapkan dalam rekaman wawancara di podcast “Tiffany Wong”, Selasa (29/11/2022).

SBF menyebutkan uang ke Partai Republik itu sebagai “dark money” alias anonim, karena sebagai donatur ia tidak berkewajiban memberitahukannya kepada publik, karena dijamin oleh putusan Mahkamah Agung, ‘Citizen United’.

“Semua sumbangan saya ke Partai Republik adalah ‘gelap’. Tentu saja tidak membeberkan itu kepada media berhaluan liberal,” sebutnya.

Ia juga meyakinkan publik, bahwa dirinya juga menjadi donor terbesar ketiga kepada Partai Republik untuk tahun ini.

Terkini dikabarkan, Sam Bankman-Fried dijadwalkan hadir di pengadilan untuk sidang pada 2 Februari 2023. [ab]

spot_img
spot_img

Terkini

Terkait