Menghitung Jumlah Bitcoin Baru Setelah Halving Nanti

5162

Setiap 210.000 block (setara 4 tahun), Bitcoin (BTC) baru yang terbit berkurang menjadi separuh. Inilah yang disebut sebagai Bitcoin Reward Halving. Nah, pada Halving ke-3 Mei 2020 nanti, berapakah jumlah Bitcoin baru yang terbit per tahun?

Setiap Bitcoin baru yang terbit, terjadi melalui mekanisme mining (penambangan). Bitcoin yang baru itu diberikan kepada penambang (miner) sebagai imbalan atas jasanya memverifikasi dan memvalidasi transaksi di blockchain Bitcoin.

IKLAN

Jumlah Bitcoin memang sengaja dibuat menjadi langka seperti emas secara berjangka. Caranya adalah dengan mengurangi laju produksi (menambang) Bitcoin.

Jadi, by design, oleh Satoshi Nakamoto, setiap 210.000 block, imbalan kepada penambang berkurang sebanyak separuh (50 persen). Saat ini, imbalan kepada penambang adalah 12,5 BTC per block. Rata-rata periode waktu antar block adalah 10 menit.

Nanti, ketika Halving Mei 2020, imbalan kepada penambang, alias produksi Bitcoin per block hanya 6,25 BTC.

Saat ini, dalam satu hari, block yang muncul sekitar 144. Ingat, block ini berisi rangkaian transaksi dari semua pengguna Bitcoin. Jadi, dalam satu hari, Bitcoin baru yang terbit adalah 12,5 BTC X 144 block = 1800 BTC. Kalau dengan harga satuan saat ini, nilainya sekitar Rp240.825.454.200.

Nah, ketika Halving nanti, diperkirakan pada 12 Mei 2020, maka Bitcoin baru yang terbit dalam sehari adalah 6,25 BTC X 144 block = 900 BTC.

Jadi, sejak tanggal Halving, hingga 4 tahun berikutnya, setiap 144 block, Bitcoin baru yang terbit/ditambang hanya 6,25 BTC.

Jadi, dalam satu tahun, Bitcoin baru yang ditambang sebanyak 6,25 BTC X 144 block X 365 hari = 328.500 BTC.

Bandingkan selama Halving ke-2, sekitar 657.000 BTC baru setiap tahun atau 2.628.000 BTC per 4 tahun.

Nah, selama 4 tahun setelah tanggal Halving nanti, Bitcoin yang diproduksi hanya 1.314.000 BTC.

Dengan sifat langka Bitcoin itu, jika permintaan (demand/pembelian) Bitcoin meningkat, sedangkan penawaran (supply/pasokan) lebih sedikit, maka harga Bitcoin diharapkan meningkat daripada sebelumnya.

BERITA TERKAIT  Prediksi Harga Bitcoin: Rp140,4 Juta pada 25 Februari 2020

Idealnya, setelah Halving Mei 2020 nanti, Bitcoin harus bisa secara mudah melampaui harga tertinggi sepanjang masa, yakni US$20.000. [red]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini