Metaverse Shiba Inu Direncanakan Selesai dalam 8 Bulan

Metaverse Shiba Inu, Shiberse direncanakan selesai dalam 8 bulan. Hal ini terungkap di blog Play Side Studios, perusahaan pembuat game asal Australia.

Perusahaan ini memang ditunjuk oleh pengembang Shiba Inu (SHIB) untuk membuat produk metaverse khusus meme token pesaing Dogecoin (DOGE) ini. Ini dikabarkan pada 8 Februari 2022 lalu.

“PlaySide menandatangani kontrak kerja untuk mengembangkan game, mulai dari produksi, desain, teknik, seni, antarmuka pengguna, dan pengembangan pengalaman untuk Shiba Inu Games dengan judul game baru, selama jangka waktu 8 bulan perjanjian,” sebut Side Studios.

Mereka juga memastikan, bahwa pengembangan game akan diperkaya dengan NFT Shiboshi dan akan menampilkan koleksi kartu, strategi dan mekanisme pertempuran.

IKLAN

“Collectable Card Game (CCG) multipemain direncanakan untuk digunakan di berbagai platform dengan tanggal peluncuran yang direncanakan pada kuartal tahun 2023,” sebut mereka.

Hakikat dasar metaverse sesungguhnya adalah game 3 dimensi dengan menyematkan unsur interaktif dan hiburan di dalamnya. Kelak metaverse Shiba Inu ini akan disematkan pula NFT Shiboshi yang sudah diterbitkan beberapa bulan lalu. Ini selayaknya seperti metaverse Decentraland dan The Sandbox yang dikembangkan menggunakan game engine Unity yang terkenal itu.

Dalam catatan itu pula, Bos Play Side, Gerry Sakkas mengatakan pihaknya memang sedang berfokus pada pengembangan game interaktif yang memadukan teknologi blockchain dan kripto.

“Untuk menambahkan klien game baru yang muncul dari NFT yang populea, industri token dan kripto sangat menarik bagi kami,” imbuh Sakkas.

Play Side Studios adalah perusahaan pengembang video game publik terbesar di Australia. Sejumlah game cukup popular lahir dari perusahaan ini, yang diterbitkan sendiri dan berdasarkan kekayaan intelektual asli dan game yang dikembangkan bekerja sama dengan studio, seperti Disney, Pixar, Warner Bros, dan Nickelodeon.

Play Side Studios didirikan pada tahun 2011, terdaftar di Bursa Efek Australia pada Desember 2020, dan berkantor pusat di Port Melbourne, Australia.

Metaverse Shiba Inu (SHIB) Akan Tiba, Tanah Virtual Segera Tersedia

Metaverse Shiba Inu, disebut Shiberse sebenarnya bagian terpadu dalam road map proyek kripto ini. Menyebut program lainnya yang sudah terlaksana adalah ShibaSwap, NFT Shiboshi hingga kelak adalah Protokol Layer 2, Shiberium. Patut dicatat, bahwa NFT ini akan menjadi bagian sentral pula di metaverse, baik sebagai avatar hingga digital item.

Metaverse Shiba Inu (SHIB) Akan Tiba, Tanah Virtual Segera Tersedia

Pada 8 Februari 2022 lalu, pengembang Shiba Inu yang anonim seperti Sathoshi Nakamoto itu mengumumkan bahwa tak lama lagi tanah virtual untuk metaverse Shiba Inu (Shiberse) segera tersedia untuk dibeli.

Tanah virtual itu pada prinsipnya sama seperti tanah virtual di metaverse Decentraland dan The Sandbox yang harganya super mahal. Tanah virtual di Shiberse, mereka menyebutnya Shiba Land. Ini kelak bisa digunakan untuk beraneka kebutuhan, mulai dari brand awareness ala toko Samsung, hingga pameran fesyen seperti Dolce & Gabbana.

“Beberapa metaverse platform terbesar yang punya tanah virtual adalah Sandbox dan Decentraland. Kami memahami potensi, perluasan, dan evolusi kinerja yang dibawa metaverse jenis ini kepada komunitas. Karenanya kami memperkenalkan Shiba Lands, tanah virtual untuk Shiberse. Ini segera tersedia untuk dibeli lewat sistem lelang,” sebut pengembang di blog-nya. [ps]

spot_img
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait