Kegilaan di sektor NFT (non-fungible token) semakin panas, penerbit komik Batman dan Superman dari DC Comics adalah merek besar terbaru yang turut menjajaki cara memasuki sektor seni digital berbasis kriptografi tersebut.

Dalam surat yang diterbitkan senior vice president urusan legal DC Comics, Jay Kogan, perusahaan itu sedang memelajari peluang untuk masuk ke pasar NFT.

Kogan menyatakan token unik tersebut adalah tren terbaru di bidang collectible asset dan telah menuai minat tinggi dari masyarakat serta media massa.

“DC sedang memelajari peluang memasuki pasar untuk distribusi dan penjualan seni digital original DC melalui NFT, baik karya baru khusus diciptakan untuk pasar NFT maupun karya digital original untuk penerbitan buku komik DC,” jelas Kogan.

BERITA TERKAIT  Gabriel Rey, CEO Triv: Bitcoin Bakal Alami Koreksi

NFT adalah jenis token kripto yang menyimpan informasi unik di dalamnya, sebab itu token ini tidak dapat dipertukarkan (non-fungible).

NFT dapat diterbitkan sebagai hanya satu saja atau dalam jumlah terbatas, sehingga karya seni digital menjadi langka dan berharga bagi kolektor.

DC Comics terkenal dengan karakter superhero termasuk Batman, Superman, Wonder Woman, Green Lantern dan lainnya.

Demi memanfaatkan karya intelektual sebaik-baiknya, perusahaan tersebut meninjau kerumitan pasar NFT yang masih baru itu dan bekerja untuk menemukan solusi adil dan masuk akal bagi semua pihak terlibat.

DC juga menekankan dampak hukumm penjualan karya seni yang mengandung karakter DC Comics.

Penjual seni digital yang mengandung karya intelektual DC Comics dengan atau tanpa NFT, baik untuk publikasi DC atau untuk kebutuhan di luar kewajiban kontrak dengan DC, tidak diperbolehkan.

BERITA TERKAIT  Pernah Ragukan Bitcoin, Goldman Sachs Ingin Punya Stablecoin Sendiri

Pihak DC sangat menegaskan persoalan legal dan hak cipta sebab NFT Batman dan Wonder Woman telah dijual dan menuai untung ribuan bahkan jutaan dolar AS.

Pada Oktober tahun lalu, karya NFT Batman oleh ilustrator DC Jose Delbo dan artis kripto Trevor Jones berhasil dijual senilai US$200 ribu oleh seorang kolektor misterius.

Baru-baru ini, karya seni NFT oleh Delbo dan artis kripto Hackatao berbasis Wonder Woman terjual US$1,85 juta, dan sebagian keuntungan disumbangkan ke nirlaba Girls Who Code.

Berkat penjualan NFT, isu hak cipta dan keaslian menjadi perbincangan utama bagi pekerja seni dan pemilik kekayaan intelektual. Persoalan ini belum ditemukan solusinya. [decrypt.co/ed]

BERITA TERKAIT  Bappenas: Blockchain Akan Diadopsi Luas di Indonesia

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO