The Fed Buka Loker Terkait Bitcoin Cs

Bank Sentral AS alias The Fed membuka lowongan kerja (loker) manajer terkait Bitcoin Cs. Tugas utamanya cukup banyak, salah satunya memperhitungkan peluang dan tantangan soal stablecoin dan Central Bank Digital Currency (CBDC).

Pada 29 Januari 2021 lalu akun Linkedin The Fed menampilkan satu loker untuk jabatan manajer, yakni Digital Innovations Policy Program (RBOPS).

Di bagian deskripsi tertera, tugasnya adalah memantau, mengawasi dan menilai risiko infrastruktur pasar keuangan, The Fed dan sistem pembayaran.

“Manajer mengawasi semua aspek program yang berfokus pada masalah-masalah yang muncul di terkait teknologi dan pembayaran, kliring. Utamanya potensi manfaat dan risiko yang terkait dengan aset digital seperti stablecoin dan mata uang digital bank sentral,” tertera di bagian tugas khusus loker itu.

Libra Association Jadi Diem, Stablecoin-nya Terbit Tahun Depan?

Stablecoin merujuk pada aset kripto bernilai dolar AS ataupun mata uang lainnya yang berjalan di blockchain tertentu.

Stablecoin Tether (USDT) misalnya diterbitkan di blockchain Bitcoin, Ethereum dan Tron. Itu memungkinkan transfer nilai dolar jauh lebih cepat dan murah bdaripada menggunakan layanan perbankan, khususnya lintas negara.

[Tutorial] Transaksi “Dolar AS” Menggunakan Tether (USDT)

Tentu ini bukanlah kali pertama loker ini diumumkan kepada publik. Loker seperti ini ditafsirkan bahwa semakin fokusnya The Fed meninjau dan menakar sistem keuangannya untuk beradaptasi dengan teknologi blockchain yang dibuat oleh pihak swasta, komunitas dan kelompok yang memang terhitung lebih efisien.

Terkait CBDC, Ketua The Fed Jerome Powell berulang kali menegaskan bahwa pihaknya masih memantaui rencana penerbitan dolar digital dengan sistem yang baru.

“Kami tidak perlu cepat, tetapi cermat,” katanya dalam satu kesempatan dalam sesi diskusi di IMF, beberapa waktu lalu.

Penerbitan Dolar Digital, The Fed: Lebih Baik Tepat daripada Cepat

The Fed sejak tahun lalu memang bekerjasama dengan sejumlah peneliti di MIT untuk terus mengkaji soal dolar digital, terkait kemajuan pesat yuan digital oleh Bank Sentral Tiongkok. [red]

Terkini

Warta Korporat

Terkait