Bitcoin Bisa Menguat US$11 Ribu Karena Faktor Ini

2140

Bitcoin disebutkan bisa menguat US$11 ribu per BTC berkat dua faktor utama, kata Clem Chambers, CEO di ADVFN dalam artikelnya di Forbes.

“Menurut saya Bitcoin masih di wilayah naik dan belum mengalami penurunan besar. Level berikutnya adalah US$$11.000. Dua hal yang mendorong itu adalah ketidakpastian akibat wabah Virus Corona dan Bitcoin Reward Halving,” kata Chambers.

IKLAN

Bitcoin dianggap sebagai safe haven dalam peristiwa wabah Virus Corona. Itu yang menciptakan banyak permintaan terhadap Bitcoin, tegas penulis buku Trading Cryptocurrencies itu.

“Tetapi, jikalau wabah itu kelak terkendali penuh, sebaliknya bisa terjadi terhadap Bitcoin,” ujarnya.

Bitcoin Reward Halving pada Mei 2020 disebutkan tidak akan membuat harga Bitcoin menjadi lebih murah daripada sebelumnya.

“Halving mengurangi imbalan kepada penambang dari 12,5 BTC menjadi 6,25 BTC per blok transaksi. Idealnya, itu bisa mendorong harga meningkat dua kali lipat dari sekarang. Dan jika permintaan terhadap Bitcoin tetap konstan, seiring waktu harga akan naik,” ungkapnya.

Inflasi
Chambers juga menyoroti soal tingkat inflasi di Amerika Serikat yang sama dengan inflasi di Eropa dan dibandingkan dengan tingkat inflasi Bitcoin setelah Halving nanti.

BERITA TERKAIT  Bitcoin Terpuruk Parah, Ini Penjelasannya

“Ada sesuatu yang menarik bagi saya, karena ini belum pernah saya lihat sebelumnya. Tingkat Inflasi di AS, Eropa dan Inggris serupa: AS (1,9 persen), Uni Eropa (1,93 persen) dan Inggris (1,94 persen). Sedangkan tingkat inflasi Bitcoin setelah Halving nanti hampir serupa dengan itu, yakni 1,83 persen,” paparnya.

Bagi Chambers, momen Halving terlihat memiliki benang merah dengan kebijakan moneter yang dibuat oleh negara, yang berdampak pada tingkat inflasi negara-negara itu.

Kelak, setiap Halving terjadi, maka tingkat inflasi Bitcoin akan semakin kecil dibandingkan dengan mata uang fiat. Inflasi yang kecil menjelaskan soal keunggulan nilainya. [red]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini

Berita sebelumyaDukung Penuh Blockchain, Ini 12 Langkah Strategis Australia
Berita berikutnyaBitcoin Diramalkan Menguat Lagi, Berapa?
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).