Harap Bitcoin Jika Jack Dorsey Digulingkan dari Twitter

721

Apa yang terjadi dengan Bitcoin, jika Jack Dorsey digulingkan dari Twitter yang didirikannya itu? Pertanyaan itu kian bergeliat, ketika Elliott Management, yang telah membeli saham Twitter senilai US$1 miliar, berupaya untuk mengusir Dorsey.

Memang Dorsey adalah sang penghayat Bitcoin. Saking menghayati Raja Aset Kripto, Dorsey “mengizinkan” adanya emoji logo Bitcoin di tagar #btc dan #bitcoin.

IKLAN

Tapi, mungkin Dorsey sekadar seorang pemandu sorak alias cheerleader Bitcoin yang sangat ternama di Twitter. Pun lagi, mungkin juga bisa sebagai salah seorang “role model” di perusahaan lain, andaikata ia digulingkan di Twitter. Square, perusahaan yang dia bidani, bisa jadi jalan yang lain.

BERITA TERKAIT  Ketegangan Dua Faksi Bisa Bikin Bitcoin Cash Akan Fork?

Elliott Management adalah perusahaan yang berbasis di New York. Perusahaan cukup berpengaruh itu dipimpin oleh miliarder pendukung Partai Republik AS, yakni Paul Singer. Ia sendiri pernah menggambarkan Bitcoin dan aset kripto sebagai “salah satu penipuan paling brilian dalam sejarah.” Jelas benar dia bukanlah sosok penghayat Bitcoin.

Pun jika Singer berhasil mengelola Twitter tanpa Dorsey, kecil kemungkinan Bitcoin dan industri aset kripto akan terpengaruh secara signifikan. Perusahaan itu mungkin jauh lebih mementingkan kinerja harga saham Twitter, daripada mengurusi remeh temeh seperti logo Bitcoin di Twitter.

Singer, mungkin saja lebih senang “bernyanyi” soal virus Corona dan persiapan Pilpres di AS. Ya, intinya politiklah.

BERITA TERKAIT  Warga Rusia Jadi Tersangka Cuci Uang dengan Bitcoin Cs

Dan dengan skenario, bahwa Dorsey digulingkan dari Twitter, Dorsey bisa lebih bebas menyebarkan virus Bitcoin dari “Kerajaan Square-nya”. Kok bisa? Ya, bisa saja. Karena Square punya divisi aset kripto yang baru dibuatnya, termasuk Cash App untuk mempermudah penggunaan Bitcoin untuk pembayaran.

Bayangkan saja, Cash App sukses mengumpulkan hampir setengah pendapatannya dari Bitcoin pada kuartal terakhir tahun 2019. Pendapatan Bitcoin itu bernilai US$178 juta antara awal Oktober dan akhir Desember 2019. Dengan laba kotor sebesar US$3 juta, naik 50 persen dari dua kuartal sebelumnya. Itu sudah cukup menggambarkan konsistensi Dorsey soal Bitcoin.

Sementara itu, ada juga Square Crypto, unit pengembangan Bitcoin Square, minggu ini memberikan hibah kepada dua pengembang Bitcoin. Itu yang memungkinkan mereka untuk bekerja secara full pada proyek-proyek open-source yang menguntungkan jaringan Bitcoin. Salah satunya adalah Lightning Development Kit (LDK), yang diumumkan pada Januari lalu.

BERITA TERKAIT  Mark Yusko: Utang Negara Kian Besar, Bitcoin Kian Disasar

LDK adalah pengembangan lebih lanjut dari protokol Bitcoin Lightning yang membuat transaksi Bitcoin menjadi instan dan lebih murah. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO

Berita sebelumyaProfesor Harvey: Bitcoin Bukanlah Aset Safe Haven
Berita berikutnyaKompak, Saham dan Bitcoin Naik!
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).