Harga Bitcoin Semakin Suram, Turun ke US$18.920

Harga Bitcoin semakin suram, karena turun di bawah US$20 ribu. Per Kamis (30/6/2022) petang kripto terbesar itu sempat menghujam di kisaran US$18.920 per BTC. Dengan demikian, itu adalah penurunan kuartalan terbesar dalam satu dekade.

Ketika artikel ini disusun, harga Bitcoin turun 4,57 persen selama 24. Itu setara dengan penurunan sekitar 70 persen dari nilai puncaknya dicapai November lalu. Penurunan triwulanan sekitar 59 persen adalah yang terburuk sejak 2011, hanya dua tahun setelah pertama kali diluncurkan.

Kabar bahwa perusahaan hedge fund kripto Three Arrows Capital akan dipaksa untuk melikuidasi asetnya, serta komentar baru dari para bankir sentral yang menyarankan lebih banyak kenaikan suku bunga akan datang, membuat industri kripto menjadi gelap. Kripto lainnya seperti ETH, Solana (SOL), Cardano (ADA) dan Avalanche juga jatuh pada yang sama.

harga bitcoin

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan pada Rabu, bahwa ia tetap fokus untuk mengendalikan inflasi tercepat dalam empat dekade.

Berbicara di sebuah konferensi di Portugal, dia didukung oleh pernyataan serupa dari Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dan Gubernur Bank Sentral Inggris Andrew Bailey.

Pengadilan di Kepulauan Virgin Inggris awal pekan ini memerintahkan agar Three Arrows Capital (3AC) segera dilikuidasi, karena mengalami kerugian di sejumlah portfolio investasinya dan gagal membayar utangnya. Didirikan pada tahun 2012, 3AC sempat mengelola dana investasi senilai US$10 miliar.

Sejumlah perusahaan kripto lainnya juga mengalami masalah. Celsius Networks telah membekukan sebagian besar transaksi. Ada juga Finblox, pada 16 Juni 2022 membatasi penarikan dan mencatatnya mengandalkan Three Arrows untuk likuiditas. Sementar itu, Broker Voyager Digital minggu ini mengatakan telah mengeluarkan Three Arrows dengan pemberitahuan default. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait