tambang bitcoin

Hukum Rimba Tambang Bitcoin

Matt D’Souza, CEO Blockware Solutions mengatakan penambang Bitcoin yang memiliki alat tambang model lama atau harus terbeban biaya listrik yang mahal, mungkin terpaksa berhenti total untuk menambang atau setidaknya sementara.

Inilah Peta Tambang Bitcoin di Seluruh Dunia, Tiongkok Masih Mendominasi

Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF), Universitas Cambridge menerbitkan peta tambang Bitcoin di seluruh dunia. Namun data yang terhimpun baru sekitar 37 persen, yang menegaskan Tiongkok masih mendominasi sekitar sepertiga kekuatan tambang Bitcoin.

Selamat! Penambang Bitcoin di Sichuan dapat Tarif Listrik Murah

Ini kabar baik bagi sejumlah penambang Bitcoin di Provinsi Sichuan, Tiongkok. Pasalnya Pemerintah Tiongkok, pada 20 April 2020 lalu, mengumumkan rencana pemotongan tarif listrik menjadi 0,20 yuan (Rp435) per kilowatt jam dari sebelumnya Rp609.

Menakar Nasib Penambang Bitcoin Tatkala Halving

Trader dan penambang Bitcoin hidup di kamar yang berbeda, kendati masih dalam satu rumah serupa. Trader relatif melaju dalam gejolak beli dan jual Bitcoin, sementara penambang Bitcoin relatif lebih banyak menjual hasil tambang Bitcoin-nya agar dapat terus beroperasi. Ketika Halving pada Mei 2020 nanti hingga 4 tahun berikutnya, imbalan berkurang menjadi 6,25 BTC per block, bagaimana nasib para penambang Bitcoin?

Hash Rate Bitcoin Naik Hingga 34 Persen, Miner Kembali?

Hash rate Bitcoin naik hingga 34 persen terhitung sejak 20 Maret 2020 hingga 5 April 2020. Sebelumnya hash rate Bitcoin berada di kisaran 85 Exahash per detik per hari, lalu memuncak pada 5 April menjadi 114 Exahash per detik per hari.

Hash Rate Bitcoin Naik Kembali, Nasib Penambang Sudah Baik?

Perlahan tetapi pasti, hash rate Bitcoin naik kembali. Lumayanlah, naik dari 85 Exa Hash per detik per hari menjadi 105,8 Exa Hash per detik per hari.

Penambang Bitcoin Masih Merugi, Bagaimana Setelah Halving Nanti?

Kendati harga Bitcoin naik lebih 50 persen sejak Jumat, 13 Maret 2020, hingga hari ini, penambang Bitcoin diperkirakan masih merugi. Agar tetap bertahan, penambang Bitcoin berharap harga Bitcoin berada di atas US$7.300. Bagaimana setelah Halving nanti?

Bitcoin Masih Loyo, Mental Penambang dan Trader Pun Tertampar

Kendati menguat lebih dari 11 persen dalam 24 jam terakhir, sejatinya Bitcoin dan aset kripto lainnya masihlah loyo. Penambang Bitcoin pun terancam gulung tikar akibat penurunan cepat harga pada Jumat pekan lalu. Dari sudut pandang veteran Bitcoin, Eric Choy Director of Crypto Market Research di BXB, punya pandangan khusus.

Harga Bitcoin Jatuh, Penambang Bitcoin Terancam Tak Utuh

Melemahnya harga Bitcoin lebih dari 40 persen pada bulan ini mengancam keberlangsungan para penambang Bitcoin. Tak heran hash rate Bitcoin menurun, kembali ke level Februari 2020. Per 13 Maret 2020 saja, hash rate Bitcoin turun hampir 20 persen dalam 24 jam terakhir.

Hash Rate Naik, Penambang Bitcoin Kian Percaya Diri, Segini Untungnya

Tatkala harga Bitcoin berdarah-darah, baik di pasar spot dan derivatif, hash rate Bitcoin terus naik mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Inilah yang mencerminkan kepercayaan diri para penambang Bitcoin, khususnya menyambut Bitcoin Halving Mei 2020 mendatang.