Sarat Kontroversi, Presiden Venezuela Imbau Maskapai Beli Bahan Bakar Pakai Mata Uang Kripto Petro

1305

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengimbau maskapai rute internasional di Venezuela menggunakan mata uang kripto Petro dalam pembelian bahan bakar dari Perusahaan Minyak Negara Venezuela (PDVSA). Hal itu, menurut Maduro, agar adopsi mata uang kripto berbasis teknologi blockchain itu semakin luas.

“Mata uang kripto Petro adalah solusi bagi rakyat Venezuela. Kami sedang mempersiapkan tahap kedua, yang akan memungkinkan penggunaan mata uang menjadi lebih efisien,” kata Maduro.


Selain memperluas penggunaan Petro, imbauan itu dimaksudkan agar lebih mempercepat proses penjualan minyak produksi PDVSA, yakni sebesar 4,5 juta barel dan 30 juta barel yang ada saat ini. Pada tahun 2020 produksi minyak ditargetkan meningkat hingga 2 juta barel per hari.

BERITA TERKAIT  Media Pemerintah Tiongkok Bantah Uang Digital Bank Sentral Siap Terbit

Venezuela termasuk negara pelopor yang memanfaatkan keunggulan teknologi blockchain untuk membuat mata uang digital secara mudah dan murah, yang kini lazim disebut sebagai Central Bank Digital Currency (CBDC). Mata uang Petro dibuat sebagai pelengkap mata uang resmi, yakni bolivar. Nilai Petro sendiri dijamin dengan harga cadangan minyak di Venezuela berdasarkan harga minyak mentah dunia.

Namun, Petro hingga saat ini masih kontroversial, karena relatif tidak transparan, khususnya soal lajur transaksinya. Memang tak seperti blockcain publik pada umumnya, di mana setiap orang bisa melihat semua transaksi.

Pada tahun lalu, berdasarkan investigasi Reuters, Venezuela tidak memiliki cadangan emas seperti yang diklaim pemerintah. Bahkan beberapa kilang minyak justru lama tak berproduksi.

BERITA TERKAIT  DASH Melonjak 261 Persen dalam 30 Hari Saja, Faktor Burger King?

Jika itu digunakan sebagai sebuah fakta, kendati harga minyak dunia saat ini sedang naik, tetapi produksi minyak dalam negeri di Venezuela tak jelas, bisa jadi tak cukup menjamin jumlah pasokan mata uang kripto Petro, yang juga tak transparan. [vins]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO

Berita sebelumyaMenakar 2 Ideologi Bitcoin
Berita berikutnyaLiquid Kembalikan Uang Hasil Penjualan Aset Kripto Gram Besutan Telegram
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).